Analisis Investasi & Informasi Pasar Indonesia

Asuransi Dan Manfaatnya

Yang namanya risiko, sakit, kecelakaan, atau bencana pasti selalu mengintai diri maupun aset yang kita miliki. Meskipun kita berhati-hati, namun hal-hal berupa risiko tak terduga bisa saja terjadi dan mengakibatkan kerugian, yang bisa saja timbul tanpa dikehendaki sebelumnya. Unsur ketidakpastian dalam risiko membuat kemungkinan ini dapat menimpa siapa saja, kapan saja, maupun di mana saja. Faktor kerugian dan ketidak pastian inilah yang menjadi ketakutan seseorang menghadapinya.

Guna meminimalisasi kerugian dari risiko suatu peristiswa yang dapat menimpa, penanggulangan risiko sebaiknya kita lakukan. Salah satu caranya dengan membuat asuransi yang sesuai kebutuhan.

Asuransi berasal dari bahasa Inggris, yakni insurance yang memiliki makna sebagai jaminan dan perlindungan. Asuransi menjadi mekanisme yang dapat mengalihkan risiko yang mungkin menimpa tertanggung kepada penanggung atau pihak asuransi. Pengalihan risiko ini dilakukan dengan pembayaran klaim yang diberikan oleh pihak asuransi kepada pihak tertanggung yang mendapat kerugian dari suatu peristiwa atau keadaan yang diasuransikan.

Asuransi memang tidak dapat menghentikan risiko yang mungkin menimpa. Namun, jenis layanan yang satu ini mampu mereduksi atau mengurangi dampak kerugian yang timbul dari sebuah risiko. Bukti pengalihan risiko dari pihak tertanggung kepada pihak asuransi tercantum dalam polis asuransi yang diterbitkan pihak asuransi kepada tertanggung.

Unsur-Unsur Asuransi

Di dalam asuransi, ada tiga unsur yang menjadi pedoman utama mekanisme pereduksian risiko tertanggung sebagai berikut.

1. Premi

Premi adalah kewajiban yang harus dibayar tertanggung kepada pihak asuransi untuk mendapat layanan pengalihan risiko yang diinginkan. Untuk mendapatkan manfaat pengalihan risiko dari pihak asuransi, kewajiban membayar premi ini harus dilunasi oleh tertanggung.

2. Polis Asuransi

Sebagai tanda dari premi yang telah dibayarkan untuk layanan asuransi, tertanggung memiliki hak untuk mendapat polis. Pengertian dari polis asuransi adalah kontrak atau perjanjian yang dikeluarkan oleh pihak asuransi kepada tertanggung yang menjadi dasar untuk membayar ganti rugi kepada tertanggung dari kerugian yang dialaminya. Polis ini berisi data tertanggung secara jelas dan segala ketentuan yang menjelaskan jenis jaminan kerugian apa saja yang ditanggung pihak asuransi.

3. Klaim

Ketika mendapat kerugian dari suatu peristiwa, dan risiko tersebut telah diasuransikan. Kita dapat melakukan pengajuan klaim sebagai bentuk permintaan penggantian, dari kerugian yang Anda alami, sesuai dengan ketentuan dalam polis.

Manfaat Asuransi yang Mesti Anda Ketahui

Manfaat-manfaat asuransi di bawah ini pada kenyataannya sangat berguna bagi tertanggung yang membayar premi.

1. Menghadirkan Rasa Aman

Asuransi memberikan rasa aman untuk menghadapi kemungkinan risiko kerugian yang ditanggung pihak asuransi, sehingga Anda dapat lebih berkonsentrasi dalam beraktivitas dan mengembangkan diri. Hidup Anda pun akan lebih tenang karena merasa terlindungi.

2. Memberi Kepastian

Dari risiko yang bersifat tidak pasti, kita dapat memperoleh kepastian penanggulangan risiko dari asuransi. Artinya, kita sudah dapat memperkirakan biaya atau akibat finansial dari risiko yang bisa muncul kapan saja dengan nilai yang relatif pasti.

3. Tempat Menabung dan Investasi

Pada jenis tertentu, terdapat fasilitas asuransi yang memiliki nilai tunai jika tidak terpakai atau tidak ada pengajuan klaim. Jenis seperti itu disebut whole life ataupun endowment. Bahkan sekarang, ada asuransi yang digabungkan dengan investasi yang dikenal dengan istilah unit link. Dari jenis tersebut, asuransi bukan hanya dapat mereduksi risiko pada diri maupun aset, melainkan pula dapat menjadi sarana untuk menabung dan alat untuk berinvestasi.

4. Meminimalisasi Risiko Kerugian

Sesuai fungsi utamanya sebagai pengalih risiko, asuransi tentu saja dapat membuat potensi kerugian yang kita bisa alami dari risiko tertentu menjadi seminimal mungkin. Hal inilah yang membuat asuransi dikenal sebagai pereduksi risiko.

5. Meningkatkan Kegiatan Usaha

Bayangkan jika tempat usaha kita tiba-tiba hancur ataupun aset di dalamnya lenyap. Tentu kita harus menyediakan dana besar untuk penggantiannya agar usaha terus berjalan. Dengan asuransi, kerugian dari hal tersebut dapat ditanggungkan kepada pihak asuransi sehingga dana yang ada bisa dipakai untuk meningkatkan kegiatan usaha.

Asuransi memang tidak dapat menghilangkan risiko yang mungkin timbul dalam kehidupan, dan tidak ada sedikit pun kerugian yang pernah diharapkan oleh siapa pun. Namun dengan memiliki asuransi, kita akan sangat terbantu jika risiko tersebut tiba-tiba datang, hidup kita bisa segera berjalan normal dengan adanya pertangungan dari pihak asuransi yang dapat meredam kerugian-kerugian yang terjadi.
Share:

Hati Hati Penipuan Investasi dan Investasi Skema Money Game

Hati-hatilah bila ada tawaran/ajakan investasi atau investasi yang memberikan iming-iming besar, mudah, dan menjanjikan tanpa risiko. Bisa jadi tawaran tersebut adalah tawaran investasi bodong dengan skema Money Game. Dan jika anda masuk maka kemungkinan anda bisa terjebak dalam pusaran permainan yang membawa ke jurang kerugian besar serta orang-orang dekat anda yang mungkin anda ikut jerumuskan.

Bagaimana mendeteksi apakah tawaran investasi yang Anda terima bodong atau tidak? Ada dua skema yang biasa digunakan dalam investasi bodong yaitu Skema Ponzi dan Sekema Piramida.

1. Skema Ponzi (Ponzi Scheme)

Skema Ponzi atau dikenal juga sebagai money game merupakan pola banyak digunakan dalam penipuan investasi.

Sebutan ini menjadi populer dari kasus Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi (bisa disebut sebagai Godfather dari skema Ponzi), pria asal Italia yang lebih dikenal sebagai Charles Ponzi setelah pindah ke Amerika.

Pada 1920, Ponzi menjanjikan keuntungan sebesar 50% dalam jangka waktu 45 hari dan 100% untuk 90 hari sejak investor menyetor uangnya. Skema Ponzi ini menarik masyarakat untuk beramai-ramai menyetorkan uangnya. Ponzi membayar keuntungan yang dijanjikan dengan menggunakan dana investor yang setor belakangan.

Skema ini pada akhirnya akan runtuh karena pada kenyataannya sama sekali tidak bisnis atau usaha yang dijalankan untuk mendapatkan keuntungan, melainkan hanya memainkan uang investor saja.

Ketika investor baru yang masuk semakin sedikit, maka keuntungan yang dijanjikan untuk investor pun tidak bisa dibayarkan. Di titik ini biasanya pengelola investasi bodong dengan skema Ponzi mulai membuat alasan akan tertundanya pembayaran keuntungan investor dan pada akhirnya melarikan diri dengan membawa uang para investor.

2. Skema Piramida (Pyramid Scheme)

Skema Piramida ini pada prinsipnya didasari oleh skema Ponzi, perbedaannya adalah investor lama yang bergerak mencari investor baru. Ketika investor lama berhasil menarik investor baru maka dia akan mendapat semacam komisi yang sebenarnya diambil dari dana segar dari investor baru. Semakin banyak investor eksisting melakukan perekrutan, semakin besar komisi yang dia peroleh dan semakin tinggi pula posisinya (seperti piramida).

Pada zaman modern ini, baik penipuan dengan skema Ponzi maupun skema Piramida tetap marak. Tetapi kedoknya bisa bermacam-macam. Bisa jadi skema ini dibungkus dengan konsep bisnis, namun produk yang ditawarkan hanya sebagai kamuflase.  Ini yang harus Anda waspadai ketika mendapat tawaran investasi apapun.

Gunakan akal sehat Anda. Seperti kata pepatah, “if it seems to good to be true, it probably is.”

Ketika suatu investasi memberikan janji manis dan tawaran yang terlalu menggiurkan, saatnya Anda berhati-hati. Banyak terjadi justru sifat serakah menyingkirkan akal sehat.

Berikut beberapa kedok investasi bodong yang sering ditemui pada zaman sekarang dan sebaiknya diwaspadai.

1. Tawaran bisnis atau usaha di bidang tertentu yang menjanjikan keuntungan pasti

Kata kuncinya adalah ‘keuntungan pasti’ atau nilai keuntungan fix periode tertentu, misalnya 2% per hari, 10% per minggu 50% per bulan dan sejenisnya. Apalagi jika besaran keuntungan yang ditawarkan sangat menggiurkan.  Bisnis apapun tidak bisa menjanjikan keuntungan pasti.

Jika disebutkan usahanya bergerak di bidang investasi, Anda harus cek apakah perusahaannya tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini seluruh lembaga keuangan di Indonesia wajib terdaftar dan diawasi oleh OJK. Silakan cek juga daftar perusahaan investasi  ilegal yang telah diumumkan pada website OJK. Selain itu Anda juga sebaiknya mencari pemberitaan di media massa terkait perusahaan tersebut. Pelajari lebih dalam jika ada pemberitaan negatif. Sebaiknya Anda hindari atau tolak saja tawaran ini.

Investasi yang bisa menjajikan keuntungan pasti kemungkinan investasi dengan konsep "pinjaman dana". Jikapun benar, anda tetap harus mempertimbangkan risikonya, yaitu pembayaran tidak tepat waktu, hingga risiko gagal bayar. Semakin tinggi tingkat keuntungan semakin tinggi risiko.

Anda sebaiknya melihat berapa tingkat bunga deposito bank umum saat ini. Ketika suatu tawaran investasi menjanjikan tingkat bunga yang jauh melebihi tingkat bunga deposito bank umum, saatnya Anda berhati-hati. Ketika bunga deposito ada di kisaran 7,5 – 8% per tahun dan Anda mendapat penawaran keuntungan hingga 30% per tahun, ini saatnya untuk waspada.

2. Tawaran bisnis mirip MLM (multi level marketing) atau model arisan berantai

Bisnis model MLM memang ada, dan cukup banyak MLM yang legal dan berkembang dengan baik. Namun sayangnya, banyak penipuan skema piramida dengan menyaru bisnis model MLM sehingga harus Anda waspadai.

MLM yang legal sebenarnya hanya bentuk lain dari proses pendistribusian barang hasil produksi ke tangan konsumen. Sedangkan pada MLM ilegal biasanya barang yang mereka jual tidak berkualitas atau harganya sangat mahal dengan janji manfaat yang tidak masuk akal. Atau, bisa juga tidak ada barang yang dijual, atau sekedar menjual barang virtual yang tidak nyata. Keuntungan yang dijanjikan sebenarnya berasal dari uang yang Anda setor untuk joint. Dan bisa ditebak kelanjutannya, bisnis ini hanya memberi keuntungan pada mereka yang joint lebih awal. Pada akhirnya tinggal menunggu bom waktu runtuhnya bisnis ini. Bagi orang yang bergabung belakangan dengan model investasi bodong tersebut, ia bisa kehilangan seluruh modal yang dikeluarkan.

3. Tawaran investasi bisnis online di Internet

Tawaran bisnis online abal-abal di internet kebanyakan menggunakan dalih investasi forex. Anda cukup menyetor sejumlah dana yang disebutkan akan diputar oleh pengelola pada transaksi forex, dan setiap bulannya anda akan mendapatkan pendapatan pasif. Ini mirip dengan skema Ponzi. Kondisi yang sebenarnya terjadi adalah uang Anda bersama dengan uang investor yang lain dikumpulkan oleh pengelola, tidak diputar ke usaha manapun. Hanya tinggal menunggu waktu saja ketika ‘bisnis’ ini runtuh. Indikasinya dapat berupa mulai macetnya transfer dana ‘pendapatan pasif’ Anda setiap bulan, pengelola sulit dihubungi, atau website yang tiba-tiba tidak dapat diakses.

Gunakanlah akal sehat Anda ketika menghadapi tawaran investasi, pelajari dengan cermat dan lakukan verifikasi secara nyata atas bisnis yang ditawarkan. Agar investasi mengahasilkan keuntungan buka kerugian.
Share:

Nasihat Investasi Saham Peter Lynch

Setiap orang bisa menjadi investor yang sukses di pasar modal, yang dibutuhkan adalah riset dan kesabaran yang berketahanan.

Dalam video yang diunggah di Youtube oleh channel  Belajar Saham, disampaikan 10 nasehat investasi dari Peter Lynch, seorang investor saham terkenal Amerika Serikat.

  1. Berinvestasi saham sama seperti percintaan perlu komitmen dan kesetiaan.
  2. Jika anda siap untuk berinvestasi di sebuah perusahaan anda harus bisa menjelaskan alasannya dalam bahasa sederhana, yang bisa dipahami oleh siswa kelas 5 SD sekalipun dengan cepat.
  3. Tak ada yang salah dari kehilangan uang saat berinvestasi saham, semua orang mengalaminya. Yang salah adalah menggenggam erat sebuah saham ketika fundamental perusahaan memburuk.
  4. Dibalik setiap lembar saham ada sebuah perusahaan, cari tahu ah apa yang dilakukan perusahaan itu.
  5. Jika anda tidak dapat menemukan perusahaan yang menurut anda menarik, simpan uang ada di bank sampai anda menemukan perusahaan tersebut.
  6. Jika anda tidak mempelajari fundamental perusahaan, sama artinya anda sedang berjudi.
  7. Ketahuilah (saham) apa yang anda miliki dan ketahuilah mengapa anda memilikinya.
  8. Mengunjungi toko dan menguji produk merupakan salah satu elemen penting dari analisa saham.
  9. Berinvestasi dalam saham adalah seni, orang-orang yang telah dilatih secara kaku akan mengalami kerugian.
  10. Semua pengetahuan matematika yang anda butuhkan di Pasar Saham sudah anda dapatkan di kelas 4 sekolah dasar.
Demikian nasihat investasi saham dari Peter Lynch, semoga anda bisa mendapat insight positif dan mencapai kesuksesan di pasar modal.
Sumber Gambar: Wikipedia
Share:

Mengenal Reksadana

Saat ini, berinvestasi sudah menjadi hal penting dalam pengelolaan keuangan, dibandingkan sekadar menyimpan uang di bank. Melalui investasi, selain ini juga sarana untuk menyimpan uang kita dapat mengembangkan dana yang kita miliki untuk kebutuhan di masa depan, misalnya untuk biaya pendidikan anak atau membeli rumah yang semakin mahal.

Instrumen investasi banyak jenisnya. Di sektor riil bisa melalui properti dan emas. Di sektor finansial ada deposito, saham, obligasi, dan lainnya. Salah satu instrumen investasi di bidang finansial yang cukup menarik adalah reksa dana.

Menurut Undang-Undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27) dinyatakan Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat (pemodal, investor) yang untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI).

Dengan demikian Reksadana diartikan sebagai bentuk atau pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen jasa keuangan seperti saham, surat hutang, valuta asing, pasar keuangan.

Kumpulan dana itu dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Manajer invetasi inilah yang akan melakukan investasi dana-dana tersebut dan mengelolanya untuk mencapai tujuan, yaitu meningkatkan nilainya.

Jika dibandingkan dengan tabungan dan deposito yang dalam setahun masing-masing menghasilkan rata-rata imbal hasil (return) sekitar 1 persen dan 6 persen, maka reksadana dapat menghasilkan return lebih tinggi. Misalnya, reksa dana saham bisa menghasilkan rata-rata return mencapai sekitar 20 persen. Meski demikian, patut dicatat bahwa investasi di reksa dana memiliki risiko yang tidak kecil. Jika tabungan dan deposito dapat terkena risiko inflasi, maka risiko reksa dana tergantung pada surat berharga yang dibeli. Reksa dana saham, misalnya, rentan terhadap risiko pergerakan harga saham.

Secara sederhana reksa dana terbagi dalam empat jenis, dimana masing-masing dibedakan berdasarkan kecendrungan instrumen jasa keuangan yang akan dimanfaatkan dalam mencapai tujuannya, yaitu:

  1. Reksadana Pasar Uang (RDPU): Pada RDPU, manajer investasi (MI) menginvestasikan uang anda ke dalam instrumen-instrumen investasi pasar uang seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan obligasi (surat utang) yang jangka waktunya < 1 tahun.
  2. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT): Pada RDPT, MI akan menginvestasikan sebagian besar uang anda ke dalam obligasi. Sisanya bisa diinvestasikan ke saham dan/atau instrumen-instrumen investasi pasar uang.
  3. Reksadana Campuran (RDC): Pada RDC, MI akan menginvestasikan uang anda secara berimbang ke dalam saham dan obligasi.
  4. Reksadana Saham (RDS): Seperti yang sudah anda ketahui, pada RDS, MI akan menginvestasikan sebagian besar uang anda ke dalam saham. Sisanya bisa diinvestasikan ke dalam instrumen-instrumen investasi pendapatan tetap dan pasar uang.
Masing-masing jenis reksa dana memiliki karakternya masing-masing di mana secara umum jenis nomor 1 (RDPU) dan nomor 2 (RDPT) memiliki potensi yang lebih pasti dengan resiko minimum namun tingkat keuntungan biasanya tidak banyak, sekitar 6% sampai dengan 10% per tahun. Selanjutnya nomor 3 (RDC) dan nomor 4 (RDS) memiliki potensi yang lebih tinggi dengan resiko lebih besar. Untuk  RDS misalnya, dapat memberikan keuntungan antara 12% hingga 40% namun jenis RD ini juga memiliki potensi kerugian mengingat pergerakan harga saham yang dinamis (naik-turun) sesuai kondisi pasar.

Untuk itu, dalam memilih RD meskipun dana investasi akan dikelola oleh MI, kita tetap harus cermat mempertimbangkan pilihan. Saat ini mungkin ada puluhan MI yang menawarkan produk reksadananya masing-masing dengan berbagai macam nama, dan mungkin terdapat ratusan produk RD di Indonesia dan MI tersebut. Untuk itu jangan lupa untuk mengenali lebih dalam baik pengalaman prestasi MI maupun RD-nya.

Informasi ini dapat diketahui melalui prospektus, yakni dokumen berisi kebijakan investasi seperti strategi investasi, ke mana saja dana diinvestasikan, serta legalitas dan pihak-pihak pendukung, seperti bank kustodian, akuntan, ataupun kantor hukum. Prospektus diterbitkan oleh Manajer Investasi yang mengelola produk reksa dana dimaksud. Dengan demikian anda dapat memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalisir potensi kerugian.

Khususnya pada saat waktu masuk/investasi saham, alangkah baiknya untuk melihat kondisi pasar modal / pasar saham terlebih dahulu.
Share:

FAQ Investasi Saham untuk Pemula

Ringkasan Tanya Jawab Belajar Investasi Saham untuk Pemula

1. Apa itu Saham?

Saham adalah bukti kepemilikan dari suatu perusahaan. Jadi kalau Anda membeli dan memiliki saham, berarti Anda adalah menjadi pemilik perusahaan tersebut.

2. Potensi Keuntungan Investasi Saham

Ada 2, yang pertama adalah capital gain yaitu keuntungan dari selisih kenaikan harga beli dan jual saham, dan yang kedua adalah dividen yaitu bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham atau Investor.

3. Risiko Investasi Saham

Yang pertama adalah capital loss, merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu ketika investor atau pemegang saham menjual saham lebih rendah dari harga beli.

Yang kedua adalah risiko likuidasi, yaitu kondisi dimana kinerja perusahaan buruk atau mengalami masalah hukum, dan akhirnya bangkrut. Jika hal ini terjadi, maka seluruh kekayaan perusahaan harus diprioritaskan untuk melunasi kewajiban (hutang) dahulu. Dan jika ada sisanya, barulah dibagikan ke pemegang saham atau Investor.

4. Cara Beli dan Jual Saham

Investor tidak dapat datang begitu saja ke Bursa Efek Indonesia (BEI), membawa uang cash, dan untuk beli saham perusahaan. Pembelian saham dilakukan melalui pihak perantara, yaitu perusahaan sekuritas atau broker.

[ Baca Juga : Bagaimana Cara Membeli dan Menjual Saham? ]

5. Apa itu Sekuritas?

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang telah memperoleh izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai perantara perdagangan saham. Jadi kita harus mendaftar dulu ke sekuritas tersebut untuk membuka rekening saham, setelah selesai mendaftar kita dapat bertransaksi jual beli saham lewat aplikasi (online).

6. Cara Memilih Sekuritas

Pilihlah sekuritas yang kredible. Cek apakah mereka memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE) atau Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tercatat oleh Bursa Efek Indonesia. Untuk mudahnya daftar sekuritas dapat dicheck melaui tautan berikut https://www.idx.co.id/investor/buka-rekening-online/

7. Cara dan Syarat Membuka Rekening Saham

Dapat datang langsung ke kantor sekuritas, atau daftar lewat online melaui websitennya. Syarat yang dibutuhkan adalah: KTP, NPWP (jika ada), dan Buku tabungan. Ada banyak sekuritas yang menerima setoran mulai dari Rp 100.000 sebagai modal investasi awal.

8. Cara Beli dan Jual Saham lewat Online

Masing masing sekuritas memiliki fasilitas jual beli saham online baik melalui website, maupun melalui aplikasi di android atau iOS.Jangan khawatir, tidak akan rumit, anda dapat mengikuti panduan atau video yang disediakan oleh Sekuritas tersebut.

[ Baca Juga : Bagaimana Cara Membuka Rekening Saham? ]

9. Minimum Pembelian Saham

1 lot atau 100 lembar saham. Jadi jika saat ini saham Bank BRI (BBRI) dihargai Rp 4.000 per lembar saham, maka Anda harus membayar Rp 400.000 untuk 1 lot saham BBRI.

10. Biaya Transaksi Saham

Sekitar 0,2%-0,35% untuk setiap transaksi, sudah termasuk di dalamnya 0,1% pajak penghasilan (Pph). Untuk Dividen, pajaknya sebesar 10% dari nilai dividen yang diterima jika Anda memiliki NPWP.

11. Bukti Kepemilikan Saham

Sebagai bukti dari Anda sudah memiliki saham yang Anda beli dan miliki, maka akan ada pesan yang masuk ke email Anda berupa detail informasi dari transaksi Anda. Selain itu Anda juga dapat melakukan verifikasi kepemilikan saham Anda lewat website https://akses.ksei.co.id, dimana untuk dapat login ke website tersebut Anda dapat meminta ke Sekuritas untuk memberikan single investor identification (SID).

12. Saham Apa yang Pertama Kali Anda Beli?

Jangan asal membeli saham dari rekomendasi orang lain, lakukan analisa sendiri. Untuk investasi sebaiknya lakukan analisa fundametal untuk mencari perusahaan berfundamental baik. Cirinya perusahaan ini dikenal publik, punya usaha yang jelas, produknya laku di pasaran, menghasilkan keuntungan, tidak banyak utang, manajemen transparan dan sebagainya.

[ Baca Juga : Tips Investasi Saham Bagi Investor Pemula ]

Teruslah belajar dengan membaca buku, atau referensi dari internet, mengikuti kelas atau materi-materi pembelajaran dari youtube.
Share:

Recent Posts

Popular Post