Sharing Informasi & Opini Tentang Bitcoin

Hati-Hati! Kepemilikan USDC/USDT Bisa Dibekukan!


Banyak investor kripto pemula merasa bahwa selama mereka menyimpan aset di dompet pribadi (Cold Wallet atau Hot Wallet), maka aset tersebut sudah 100% aman dan tidak bisa disentuh oleh siapa pun. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu terutama jika Anda menyimpan kripto yang diterbitkan oleh perusahaan terpusat seperti Stablecoin USDT (Tether) atau USDC (Circle).

Baru-baru ini, jagat kripto dihebohkan dengan berita pembekuan dana senilai $2,49 juta (sekitar Rp39 miliar) milik bursa kripto asal Iran, Wallex, oleh Circle dan Tether. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi kita semua tentang risiko sentralisasi.

Berbeda dengan Bitcoin yang berjalan secara otomatis tanpa pemilik tunggal, USDT dan USDC adalah aset yang diterbitkan oleh perusahaan swasta. Di dalam kode program mereka (Smart Contract), terdapat fitur yang sering disebut sebagai "The Kill Switch" atau tombol darurat.

Bagaimana cara kerjanya?

  • Blacklisting: Perusahaan penerbit (Tether atau Circle) memiliki daftar hitam alamat dompet.
  • Kontrol di Level Kontrak: Meskipun koin tersebut ada di dalam dompet Cold Wallet atau Hot Wallet seperti Ledger atau MetaMask, setiap kali koin tersebut ingin dipindahkan, sistem akan mengecek ke "pusat". Jika alamat Anda ada di daftar hitam, transaksi akan otomatis gagal.
  • Kepatuhan Hukum: Mereka melakukan ini biasanya untuk mematuhi sanksi internasional, permintaan penegak hukum (seperti FBI), atau jika dana tersebut terdeteksi hasil peretasan.

Kasus yang baru-baru terjadi terhadap Wallex Sebuah bursa (tempat jual-beli) kripto yang berbasis di Iran. Ini adalah simbol nyata dari sanksi ekonomi. Karena Iran berada di bawah sanksi internasional, perusahaan Amerika seperti Circle (USDC) dan Tether (USDT) wajib mematuhi perintah memutus akses bagi entitas yang berasal dari sana.

Ini bukan kasus pertama! Dan bisa dapat diperkirakan (bahkan mungkin dipastikan) bahwa ini bukan kasus terakhir! Karena "feature" membekukan itu "ada" di tangan perusahaan penerbitnya.

Hal ini menjadi peringatan bahwa kepemilikan kunci pribadi (Private Key) tidak menjamin aset Anda tidak bisa dibekukan jika aset tersebut adalah token yang dikendalikan secara terpusat. Uangnya masih ada di sana, tapi "nyangkut" tidak bisa dipakai.
Share:

Recent Posts

Popular Post

Support Us

Support Us
Donate Sats or BTC through Lightning

Disclaimer

Informasi yang disampaikan dalam blog ini bukan rekomendasi keuangan atau investasi. Kami sarankan kepada Anda untuk melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan.